Pages

Selasa, 28 Juni 2011

MENGAPA KAMI MENYELAM


Menyelam adalah melakukan sesuatu di bawah permukaan air. Penyelaman dapat dilakukan dengan atau tanpa alat bantu. Berdasarkan alat yang digunakan penyelaman dibedakan atas dua bagian, yaitu skin dive dan scuba dive. Skin dive ialah penyelaman dengan menggunakan alat dasar ( Masker, fins dan snorkel ) atau tanpa menggunakan alat bantu sama sekali.  Sedangkan Scuba dive, ialah penyelaman dengan menggunakan Scuba ( Bcd, regulator dan tabung ).
 
Mengapa kami menyelam  ???
Pertanyaan ini seakan timbul tenggelam dalam benak kami. Yang timbul saat mendengar tentang resiko dan penyakit penyelaman. Dan seakan tenggelam seiring dengan kenikmatan bercumbu dengan keindahan bawah laut. 

Salah satu resiko yang dihadapi oleh seorang penyelam ialah pengerutan paru – paru ( Thorax ).  Gejala yang ditimbulkan ialah rasa sakit pada dada seperti tertekan. Selain kesulitan bernapas saat akan turun juga menjadi indicator Thorax di atas . Kemungkinan terburuk dari akibat di atas ialah keluarnya dahak disertai darah. Dan apabila tidak ditangani secara benar akan menimbulkan hal yang lebih buruk.

Thorax disebabkan oleh terlalu lama menahan napas saat ber-skin dive maupun. Selain itu saat menggunakan scuba, tidak bernapas secara normal dan menahan napas saat akan naik ke permukaan. Keadaan ini banyak ditemukan pada “penyelam pemula”. Rasa panik akan persediaan udara dalam tabung yang sewaktu-waktu dapat habis menjadikan anda pelit dalam bernapas. Yang sangat fatal jika penyelaman pertama anda akan menjadi yang terakhir

Untuk meminimalisir kejadian di atas seorang penyelam harus mengamalkan kata “ safety first”.  Dua kata yang terlihat sederhana namun mengandung filosofi yang sangat dalam. Bahkan hal  sepele seperti bernapas secara normal dapat menghindarkan kita dari bahaya penyelaman.  Tentu saja masih banyak aspek keselamatan yang mesti diperhatikan .
Begitu banyak serta mudahnya orang berhadapan dengan  resiko penyelaman ini, menimbulkan beberapa versi. Di antaranya selam merupakan olahraga terekstrim kedua setelah terjun payung. 

Namun di balik segala kengerian di atas, predikat keren tak bisa dijauhkan dari seorang penyelam.
Sumber : pengetahuan akademis penyelaman, possi.

Minggu, 26 Juni 2011

Me Vs Empire & Allies


Mari menulis mengutarakan opini. Opini yang tak hanya dapat dilisankan. Memang tak semua lidah dikaruniai kelihaian mengolah kata. Dan tak semua pita suara dapat mengalunkan nada yang merdu. Untuk itulah mari kita menghujamkan kekuatan kata pada secarik kertas.

Seorang penulis bukanlah pengecut yang takut beretorika serta hanya bisa bersembunyi di balik coretan mereka. Marilah tengok sosok “Soe Hok Gie”. Beliau tak hanya dikarunia kemampuan orasi yang hebat, namun juga kesungguhan mengabadikan sesuatu di atas kertas yang di atas rata - rata.
Mahasiswa kini tak hanya akrab dengan dunia nyata saja, namun juga dengan dunia maya. Mungkin akibat dari akses internet yang tak lagi sulit seperti bebarapa puluh tahun lalu. Ditambah dengan pasar
barang – barang elektronik yang semakin memanjakan kantong beberapa kalangan. Lihatlah saja beberapa pameran barang elektronik yang hadir hampir lebih dari sekali dalam sebulan. Tentu saja dengan tawaran banyak fitur dengan harga cukup terjangkau.

Kita tak boleh menafikan zaman atau era globalisasi seperti saat ini. Di mana kebutuhan akan informasi dengan cepat dan hampir instan sangat tinggi. Dan semua itu tersedia di jaringan internet.

Empire & Allies merupakan salah satu dari entah berapa banyak permainan yang ada di akun Facebook. Permainan yang dapat membuat kita saling berhubungan dengan beberapa teman secara online. Dalam dunia Empire & Allies , kita dapat saling membantu kerajaan teman atau tentu saja dapat  menghancurkannya. Hampir semua aspek kehidupan nyata tersaji dalam game ini. Ketersediaan masyarakat sipil, prajurit hingga pemeritahan membuat Empire & Allies cukup digandrungi saat ini, tentu saja dengan berdasar pada pengalaman penulis sendiri.

Permainan yang tak hanya menuntut kehebatan strategi dalam berperang namun juga seni dalam menata kerajaan. Pemanfaatan lahan sesuai dengan misi akan sangat membantu dalam proses berkembangnya suatu kerajaan. Berburu koin baik dari kerajaan sendiri maupun milik tetangga tentulah memiliki kenikmatan sendiri. Mengumpulkan kebaikan dengan membantu kerajaan tetangga atau malah memperbanyak kekejian dengan menginvasi mereka. Hingga pada akhirnya level pemain akan meningkat tanpa terasa.
Keasikan dalam bermain memang membuat sebagian dari kita lupa waktu. Rasa kantuk dan lapar lebih tak mengganggu dari biasanya saat bermain  . Ini bukan hanya pertarungan antara kerajaan  dan kerajaan tetangga. Tak hanya Siapa cepat dalam memperluas wilayah serta memperkuat angkatan perang. Namun apakah aku akan kalah oleh permainan ini. Akankah membuatku menjadi pemalas yang hanya duduk di depan monitor. Mudah – mudahan saja tidak.
Hasil akhir dari pertarungan ini ada pada diri anda sendiri.


Senin, 06 Juni 2011

Realita cinta dan tabung selam

Terlebih dahulu mari kita definisikan kata perkata dari judul di atas.
Realita atau realitas biasa diartikan sebagai kenyataan. Hal yang terjadi dalam kehidupan nyata. Dan sudah pasti indera kitalah yang menafsirkannya.
Cinta secara harfiah berarti "suka sekali atau sayang sekali" ( kamus online ). Artinya suatu kondisi di mana seseorang sangat suka,ingin,sayang,peduli terhadap yang dicinta. Entah itu kepada sesama makhluk maupun kepada bukan makhluk.
Dan berarti suatu kata penghubung dalam satuan bahasa ( kata, frase, kalimat ). Kata ini juga kerap digunakan untuk mempertegas maksud.
Tabung adalah suatu kata yang sering dikaitkan oleh bentuk benda. Benda yang memiliki rongga di dalamnya dapat dikatakan sebagai tabung.
Selam menurut referensi dari mata kuliah Widya selam ialah suatu kegiatan di bawah permukaan air. Entah itu dengan alat bantu atau tidak.

Sebelumnya maaf jika anda bertanya-tanya maksud serta hubungan antara kata – kata tadi apa.
yang ada malah “Realita cinta dan rock N roll” ,kutip dari judul film.
sepertinya kata cinta telah menjadi bahan perdebatan klasik hingga sekarang. Betapa tidak, tak ada satu pun yang berani mendefinisikan filosofi dari cinta itu.  Tiap orang memiliki arti tersendiri mengenai hal ini.
 
Tak hanya sulit mendefinisikannya , efek yang ditimbulkannya pun sangat beragam. Mulai dari
biasa – biasa saja, kurang wajar, sampai yang menggelikan sekalipun.
Baru tadi pagi saya mendengar guyonan seorang teman . Ia berkata dari seratus status di akun FB, hanya ada tiga yang tak berbau cinta nan romantis. Kedengarannya memang sederhana dan cenderung mengada-ngada. Namun, cobalah tengok kecenderungan para remaja dalam menulis status mereka..

Lalu apa hubungan antara cinta dengan tabung selam  ???
Teringat akan tulisan di baju seorang kawan yang kebetulan juga seorang penyelam. “ My buddy and my Tank is my life “. Tak berlebihan maksud dari tulisan tersebut bagi seorang penyelam. Begitu pentingnya kedua unsur di atas, sampai-sampai dikatakan sebagai penentu mati atau tidaknya seseorang.

Kalau seorang pujangga berani mengatakan bahwa cinta adalah hidupku dan hidupku adalah cinta, maka dengan lantang pula para diver berkata Tabung adalah hidup dan cintaku. Orang – orang rela mati karena cinta dan hidup kembali karena “cinta”. Cinta dapat membuat orang waras jadi gila dan membuat orang gila kembali waras. Begitu dahsyatnya the power of love tersebut.

Lalu bagaimana dengan benda yang dikatakan tabung selam tersebut. Tabung selam dapat menjadi media Yang maha kuasa mengambil nyawa kita. Secara logika sederhana nyawa kita berada pada benda ini selama di bawah air tentunya. Seberapa hemat kita menghabiskan napas demi napas yang ada di benda ini. Serta seberapa savety seorang penyelam merangkai tiap alat yang akan menjadi hidupnya di kedalaman.

Kurang lebih begitulah kenyataan kedua hal berbeda tersebut. Tergantung bagaimana anda memaknai serta menjalankannya. Sekali lagi tak ada niatan provokasi atau intimidasi dalam tulisan ini. Ini hanya rangkaian tiap huruf yang coba dirangkaikan menjadi bacaan yang mudah-mudahan bermanfaat. Kalaupun ada yang merasa terprovokasi dan terintimidasi, penulis menghaturkan maaf.
Satu yang pasti, "Seorang penyelam merupakan pecinta yang hebat"


Sabtu, 04 Juni 2011

Metode pemantauan terumbu karang

I PENDAHULUAN 

       Terumbu karang adalah sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga yang disebut zooxanhellae. Hewan karang bentuknya aneh, menyerupai batu dan mempunyai warna dan bentuk beraneka rupa. Hewan ini disebut polip, merupakan hewan pembentuk utama terumbu karang yang menghasilkan zat kapur. Polip-polip ini selama ribuan tahun membentuk terumbu karang. Zooxanthellae adalah suatu jenis algae yang bersimbiosis dalam jaringan karang. Zooxanthellae ini melakukan fotosintesis menghasilkan oksigen yang berguna untuk kehidupan hewan karang. Di lain pihak, hewan karang juga memberikan tempat berlindung serta zat – zat bagi zooxanthellae untuk berfotosintesis.
( lablink.spot, 2001 )

      Dalam ekosistem terumbu karang ada karang yang keras dan lunak. Karang batu adalah karang yang keras disebabkan oleh adanya zat kapur yang dihasilkan oleh binatang karang. Melalui proses yang sangat lama, binatang karang yang kecil (polyp) membentuk koloni karang yang sebenarnya terdiri atas ribuan individu polyp. Karang batu ini menjadi pembentuk utama ekosistem terumbu karang. Walaupun terlihat sangat kuat dan kokoh, karang sebenarnya sangat rapuh, mudah hancur dan sangat rentan terhadap perubahan lingkungan. ( lablink.spot, 2001 )



II TINJAUAN PUSTAKA

Kondisi terumbu karang
        Terumbu karang di dunia diperkirakan mencapai 284,300 km2. Terumbu karang dan ekosistem lain yang terkait, seperti padang lamun, rumput laut dan mangove adalah ekosistem laut terkaya di dunia. Wilayah Indonesia mempunyai sekitar 18% terumbu karang dunia, dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia (lebih dari 18% terumbu karang dunia, serta lebih dari 2500 jenis ikan, 590 jenis karang batu, 2500 jenis Moluska, dan 1500 jenis udang-udangan).
Sebagian besar terumbu karang dunia (55%) terdapat Indonesia, Pilipina, Australia Utara dan Kepulauan Pasifik, 30% di Lautan Hindia dan Laut Merah. 14% di Karibia dan 1% di Atlantik Utara. Terumbu karang Indonesia yang mencapai 60.000 km2 luasnya, sebagian besar berada di Indonesia bagian tengah, Sulawesi, Bali dan Lombok, Papua, Pulau Jawa, Kepulauan Riau dan pantai Barat serta ujung barat daya Pulau Sumatera. ( Go blue, 2010 )

Peranan Terumbu Karang
Berikut beberapa peranan dari ekosistem terumbu karang
      • Pelindung ekosistem pantai
Terumbu karang akan menahan dan memecah energi gelombang sehingga mencegah terjadinya abrasi dan kerusakan di sekitarnya.
     • Rumah bagi banyak jenis mahluk hidup di laut
Terumbu karang bagaikan oase di padang pasir untuk lautan. Karenanya banyak hewan dan tanaman yang berkumpul di sini untuk mencari makan, memijah, membesarkan anaknya, dan berlindung. Bagi manusia, ini artinya terumbu karng mempunyai potensial perikanan yang sangat besar, baik untuk sumber makanan maupun mata pencaharian mereka. Diperkirakan, terumbu karang yang sehat dapat menghasilkan 25 ton ikan per tahunnya. Sekitar 500 juta orang di dunia menggantungkan nafkahnya pada terumbu karang, termasuk didalamnya 30 juta yang bergantung secara total pada terumbu karang sebagai penhidupan.
     • Sumber obat-obatan
Pada terumbu karang banyak terdapat bahan-bahan kimia yang diperkirakan bisa menjadi obat bagi manusia. Saat ini banyak penelitian mengenai bahan-bahan kimia tersebut untuk dipergunakan untuk mengobati berbagai manusia.
     • Objek wisata
Terumbu karang yang bagus akan menarik minat wisatawan sehingga meyediakan alternatif pendapatan bagi masyarakat sekitar. Diperkirakan sekitra 20 juta penyelam , menyelam dan menikmati terumbu karang per tahun.
    • Daerah Penelitian
Penelitian akan menghasilkan informasi penting dan akurat sebagai dasar pengelolaan yang lebih baik. Selain itu, masih banyak jenis ikan dan organisme laut serta zat-zat yang terdapat di kawasan terumbu karang yang belum pernah diketahui manusia sehingga perlu penelitian yang lebih intensif untuk mengetahui ‘misteri’ laut tersebut.
    • Mempunyai nilai spiritual
Bagi banyak masyarakat, laut adalah daerah spiritual yang sangat penting, Laut yang terjaga karena terumbu karang yang baik tentunya mendukung kekayaan spiritual ini. ( Go blue, 2010 )
Begitu besarnya peranan untuk kehidupan membuat ekosistem ini layak untuk dijaga kelestariannya. Berbeda dengan ekosistem yang ada di darat, untuk memantau kondisi terumbu karang dibutuhkan suatu keahlian khusus. Salah satunya dengan metode Line Intercept Transek ( LIT )


Macam - macam Metode Pemantauan 
        Meskipun telah banyak metode survei pada saat ini, namun masing masing memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga dapat dikatakan belum ada suatu metode yang memuaskan. Ada beberapa alasan yang menyebabkan sulitnya menggambarkan suatu kondisi terumbu karang dengan metode survei yang ada saat ini (Suharsono, 1994),antara lain :
1. Terumbu karang yang tumbuh di tempat geografis yang berbeda mempunyai tipe yang berbeda.
2. Ukuran individu atau koloni sangat bervariasi dari beberapa centimeter hingga beberapa meter.
3. Satu koloni karang dapat terdiri beberapa individu sampai jutaan individu.
4. Bentuk pertumbuhan sangat bervariasi seperti bercabang, masif, merayap, seperti daun, dan sebagainya.
5. Tata nama jenis karang masih relatif belum stabil dan adanya perbedaan jenis yang hidup pada lokasi geografis yang berbeda, serta adanya variasi morfologi dari jenis yang sama yang hidup pada kedalaman yang berbeda maupun tempat yang berbeda.\

Metode transek garis
        Transek garis digunakan untuk menggambarkan struktur komunitas karang dengan melihat tutupan karang hidup, karang mati, bentuk substrat (pasir, lumpur), alga dan keberadaan biota lain. Spesifikasi karang yang diharapkan dicatat adalah berupa bentuk tumbuh karang (life form) dan dibolehkan bagi peneliti yang telah memiliki keahlian untuk mencatat karang hingga tingkat genus atau spesies. Pemilihan lokasi survei harus memenuhi persyaratan keterwakilan komunitas karang di suatu pulau. Biasanya penentuan ini dilakukan setelah dilakukan pemantauan dengan metode Manta Tow. Umumnya dilakukan pada tiga kedalaman yaitu 3 m, 5 m dan 10 m, tergantung keberadaan karang pada lokasi di masing-masing kedalaman. Panjang transek digunakan 30 m atau 50 m yang penempatannya sejajar dengan garis pantai pulau. ( OFRI JOHAN, M.Si. )

          Metode ini memiliki beberapa kelebihan, antara lain : tingkat akurasi data dapat diperoleh dengan baik karena Data yang diperoleh juga jauh lebih baik dan lebih banyak. Penyajian struktur komunitas seperti persentase tutupan karang hidup/karang mati, kekayaan jenis, dominasi, frekuensi kehadiran, ukuran koloni dan keanekaragaman jenis dapat disajikan secara lebih menyeluruh, bahkan struktur komunitas biota yang berasosiasi dengan terumbu karang juga dapat disajikan. Di antara beberapa kelebihan , metode ini masih memiliki kekurangan. Antara lain, Membutuhkan tenaga peneliti yang banyak Serta membutuhkan waktu yang lama. Peneliti dituntut sebagai penyelam yang baik serta memiliki keahlian dalam identifikasi karang, minimal life form dan sebaliknya genus atau spesies. Di samping itu Biaya yang dibutuhkan juga relatif lebih besar.

Metode Transek Kuadrat
         Metoda transek kuadrat digunakan untuk memantau komunitas makrobentos di suatu perairan. Pada survei karang, pengamatan biasanya meliputi kondisi biologi, pertumbuhan, tingkat kematian dan rekruitmen karang di suatu lokasi yang ditandai secara permanen. Survei biasanya dimonitoring secara rutin. Pengamatan didukung dengan pengambilan underwater photo sesuai dengan ukuran kuadrat yang ditetapkan sebelumnya. Pengamatan laju sedimentasi juga sangat diperlukan untuk mendukung data tentang laju pertumbuhan dan tingkat kematian karang yang diamati. Peralatan yang dibutuhkan adalah kapal kecil, peralatan scuba, tanda kuadrat 1 m x 1 m dan sudah dibagi setiap 10 cm, kaliper, GPS dan underwater camera.

        Kelebihan metode ini, Data yang diperoleh lengkap dengan mengambar posisi biota yang ditemukan pada kuadrat, dengan bantuan underwater camera. Sumber informasi yang banyak dalam pemantauan seperti laju pertumbuhan, tingkat kematian, laju rekruitmen. Metode ini sangat cocok hanya pada luasan perairan yang kecil. Sedangkan kekurangannya adalah Proses kerjanya lambat dan membutuhkan waktu lebih lama. Memerlukan usaha yang lebih karena peralatan yang digunakan kurang praktis.Metode ini cocok hanya pada luasan perairan yang kecil Sedimen trap tidak bisa ditinggal dalam waktu lama dan tidak efektif pada daerah yang berarus ( OFRI JOHAN, M.Si. )

Metode manta taw
      Penelitian menggunakan metoda manta tow bertujuan untuk mengamati perubahan secara menyeluruh pada komunitas bentik yang ada pada terumbu karang, termasuk kondisi terumbu karang tersebut. Metode ini sangat cocok untuk memantau daerah terumbu karang yang luas dalam waktu yang pendek, biasanya untuk melihat kerusakan akibat adanya badai topan, bleaching, daerah bekas bom dan hewan Acanthaster plancii (Bulu seribu).
Teknik ini juga sering digunakan untuk survei awal menuju metode yang lebih teliti. Pelaksanaan di lapangan, metode manta tow ini dengan cara menarik peneliti dengan menggunakan perahu selama dua menit dengan kecepatan tetap 3-5 km/jam atau seperti orang yang berjalan lambat. Apabila ada faktor lain yang menghambat seperti arus yang kencang, maka kecepatan perahu dapat ditambah sesuai dengan tanda dari si pengamat yang berada di belakang perahu. Peneliti akan mengamati beberapa objek sepanjang daerah yang dilewati dan persentase penutupan karang hidup (karang keras dan karang lunak) dan karang mati. Data yang diamati dicatat pada tabel data dengan menggunakan nilai kategori atau dengan nilai persentase bilangan bulat. Untuk tambahan informasi yang menunjang pengamatan, dapat pula memasukkan penutupan pasir, patahan karang, objek lain (Tridacna, Diadema dan Acanthaster) sebagai objek yang diamati, semua tergantung tujuan penelitian yang telah ditetapkan. 5 Peralatan yang digunakan dalam metode Manta Tow ini adalah kaca mata selam (masker), snorkel, fin, perahu motor minimal 5 PK, papan manta yang berukuran panjang 60 cm, lebar 40 cm dan tebal dua cm, tali yang panjang 20 m dan berdiameter satu cm, pelampung kecil, alat tulis bawah air, stop watch dan GPS. 

         Kelebihan dari metode adalah, daerah yang luas dapat disurvei dalam waktu yang singkat. Metodenya sederhana dan mudah dipraktekkan serta biaya yang dibutuhkan tidak begitu mahal. Peneliti juga tidak terlalu lelah untuk survei areal yang luas. Sedangkan kekurangannya adalah, Survei secara tidak sengaja bisa dilakukan pada lokasi di luar terumbu karang (pasir, perairan yg dalam. Peneliti sering lupa bila terlalu banyak objek yang di ingat Kemungkinan ada objek (binatang) yang terlewatkan. Metode tidak cocok bila visibility rendah (kurang dari 6 m)
( OFRI JOHAN, M.Si.,2010 )





DAFTAR PUSTAKA

anonim, 2010 .,www.goblue.or.id/tentang-terumbu-karang di akses tgl 28 april 2011, pukul 23.30
lablink. 2010 .,www.lablink.or.id/Eko/Wetland/lhbs-trmbu.htm tgl 28 april 2011, pukul 23.30
JOHAN.,O.,2010. Metode pemantauan terumbu karang. Pdf



Kamis, 02 Juni 2011

Steroid


I.                     PENDAHULUAN

Air laut adalah air dari laut atau samudera. Air laut memiliki kadar garam rata-rata 3,5%. Artinya dalam 1 liter (1000 mL) air laut terdapat 35 gram garam (terutama, namun tidak seluruhnya, garam dapur/NaCl).
Walaupun kebanyakan air laut di dunia memiliki kadar garam sekitar 3,5 %, air laut juga berbeda-beda kandungan garamnya. Yang paling tawar adalah di timur Teluk Finlandia dan di utara Teluk Bothnia, keduanya bagian dari Laut Baltik. Yang paling asin adalah di Laut Merah, di mana suhu tinggi dan sirkulasi terbatas membuat penguapan tinggi dan sedikit masukan air dari sungai-sungai. Kadar garam di beberapa danau dapat lebih tinggi lagi.
Air laut memiliki kadar garam karena bumi dipenuhi dengan garam mineral yang terdapat di dalam batu-batuan dan tanah. Contohnya natrium, kalium, kalsium, dll. Apabila air sungai mengalir ke lautan, air tersebut membawa garam. Ombak laut yang memukul pantai juga dapat menghasilkan garam yang terdapat pada batu-batuan. Lama-kelamaan air laut menjdai asin karena banyak mengandung garam.
Sumber, Wikipedia Indonesia
Di antara sekian banyak senyawa penyusun air laut, pengolompokannya dimasukkan pada organik dan anorganik. Senyawa organic adalah senyawa yang memiliki ikatan C dan H yang biasa ditemukan pada makhluk hidup. Sedangkan senyawa anorganic adalah senyawa yang tak memiliki ikatan C dan H.                      
   ( Junaidi.W, 2009 ) 



II.                  PEMBAHASAN
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas salah satu dari senyawa unsur organic yaitu Steroid.  Steroid adalah Steroid adalah senyawa organik lemak sterol tidak terhidrolisis yang dapat dihasilkan dari reaksi penurunan terpena atau skualena.  Maksud dari tidak terhidrolisis adalah senyawa ini tidak terurai oleh air.
 Steroid merupakan kelompok senyawa yang penting dengan struktur dasar sterana jenuh (bahasa Inggris: saturated tetracyclic hydrocarbon : 1,2-cyclopentanoperhydrophenanthrene) dengan 17 atom karbon dan 4 cincin. Senyawa yang termasuk turunan steroid, misalnya kolesterol, ergosterol, progesteron, dan estrogen. Pada umunya steroid berfungsi sebagai hormon. Steroid mempunyai struktur dasar yang terdiri dari 17 atom karbon yang membentuk tiga cincin sikloheksana dan satu cincin siklopentana. Perbedaan jenis steroid yang satu dengan steroid yang lain terletak pada gugus fungsional yang diikat oleh ke-empat cincin ini dan tahap oksidasi tiap-tiap cincin.
Lemak sterol adalah bentuk khusus dari steroid dengan rumus bangun diturunkan dari kolestana dilengkapi gugus hidroksil pada atom C-3, banyak ditemukan pada tanaman, hewan dan fungi. Semua steroid dibuat di dalam sel dengan bahan baku berupa lemak sterol, baik berupa lanosterol pada hewan atau fungi, maupun berupa sikloartenol pada tumbuhan. Kedua jenis lemak sterol di atas terbuat dari siklisasi squalena dari triterpena. Kolesterol adalah jenis lain lemak sterol yang umum dijumpai.             
                ( Hasnan Ibnu Yahya blogspot,2011)



Kandungan di alam
Berdasarkan definisi awal dari senyawa organic, maka sumber utama steroid di alam dapat diketahui. Menurut  referensi yang kami dapat, steroid terdapat pada sel – sel makhluk hidup. Ratusan jenis steroid diproduksi oleh berbagai jenis hewan, tumbuhan dan jamur/fungi.
Perkembangan teknologi saat ini membuat berbagai jenis steroid dapat diekstrakkan. Kebanyakan dari senyawa ini didedikasikan pada dunia kesehatan.sebut saja  cholesterol, hormon seks estradiol dan testosterone, dan obat anti-radang dexamethasone .


Manfaat dan mudharat dari steroid
Yang Maha kuasa menciptakan dunia beserta dengan kalkulasi  matematis serta misteri yang sangat besar. Setiap fenomena yang terjadi memiliki penafsirannya masing – masing. Yang mana memiliki esensi luas, yaitu keseimbangan.
Steroid sering diistilahkan sebagai bahan berbagai obat dan hormone pada tubuh manusia.  Steroid. cth. anabolic steroid dapat membuat otot kita besar dan kuat, dengan cara menambah massa otot sehingga dapat meningkatkan performa atletik olahragawan yang menggunakannya. Steroid dapat memperbaiki waktu sprint, mempertinggi loncatan, dan mencetak lebih banyak home run.  Inilah salah satu dari manfaat steroid. Namun jika pemanfaatannya dilakukan dengan cara yang kurang bijak akan menimbulkan masalah lain.
Efek samping dari steroid diantaranya adalah secara langsung merusak fungsi hati (konsumsi oral). Hati secara otomatis akan menguraikan rantai karbon-17 Steroid yang masuk ke pencernaan. Proses ini disebut 17-alpha alkylation yang sangat membebani kerja hati. Untuk melindungi fungsi hati, terkadang olahragawan mengkonsumsi steroid secara bergantian dengan suntikan yang juga sama berbahayanya.
Steroid juga dapat menurunkan kolesterol baik (HDL/high density lipoprotein) dan menaikkan kolesterol jahat (LDL/low density lipoprotein) dalam darah. HDLberfungsi melindungi ateri dari kolesterol yang tidak diperlukan dengan membawanya ke hati untuk dirombak. LDL bersifat sebaliknya, dan beberapa steroid dapat meningkatkan LDL dan menurunkan HDL dalam darah. ( Widaryanto.F,2010 )




DAFTAR PUSTAKA
Widaryanto.F.,2011.http://antidopingindonesia.org//Apakah kemenangan sebanding dengan resikonya?.diakses tanggal 17 mei 2001 pada pukul       23.30
Junaidi.W., 2009.http://wawan-junaidi.blogspot.com/2009/10/senyawa-organik-dan-senyawa-anorganik.html, diakses tanggal 17 mei 2011 pada pukul 20.35
  Yahya.I.H., 2011 http ://thestrongmenuyha.blogspot.com/2011/04/ dangers -of-steroid.html, diakses tanggal 17 mei 2011 pada pukul 23.50

All about this blog

00.38 waktu Indonesia Jasper lantai 2 Unhas. 

Waktu di atas sudah pasti mengawali bayangan pembaca tentang suasana saat tulisan ini dibuat.
Ya, suasana sepi waktu tidur manusia normal. Tapi bukan berarti mereka yang belum tidur saat ini itu tidak normal.
Aku teringat dengan salah satu legenda musik Indonesia,Iwan fals. lantunan lagu beliau setia mengalir melalui headphone putih milik salah seorang kawan. wajar jika isi tulisan agak sulit untuk dipahami dengn sekali baca. Betapa tidak, beliau ( Iwan fals ) mampu menciptakan lagu walau dengan tema yang agak jarang ditemukan lagi di blantika musik saat ini. sebut saja "Cikal". Lagu ini berulang kali menyebut Kerbau, ular sanca serta tikus. Entah apa maksud dari lagu ini, namun yang pastinya sampai saat ini Aku masih tak bosan untuk mendengarnya.
kok malah bahas Iwan fals dengan lagunya...............
Mari kembali konsisten atau yang sering diplesetkan anak-anak kelautan dengan sebutan "sound system", dengan judul tulisan di atas.Tujuan utama Pembuatan blog ini adalah biar "Aku" juga punya blog. Sedangkan turunan dari tujuan utama tadi adalah agar ada wadah "memamerkan" tulisanku.hehe
Melihat fenomena akan kebutuhan informasi yang sangat tinggi saat ini, mudah-mudahan blog_ku ini dapat dijadikan media. Semoga apa yang dituliskan dalam blog ini memiliki kualitas baik bibit,bobot tanpa bebet. Dan tentunya jauh dari sikap Plagiat, insya Allah.

Sedikit tentang nama Blog ini. Acropora bruggemanni .
A bruggemanni adalah salah satu spesies dari filum cnidaria. Bagi yang masih awam,A bruggemanni adalah jenis karang yang dapat membangun terumbu. Untuk tingkat taksonomi yang lebih lanjut, spesies ini masuk ke dalam famili Acroporidae serta genus Acropora. genus ini memiliki ciri khas yaitu memiliki axial dan radial coralite. ( sumber, bangku perkuliahan )