Pages

Kamis, 02 Juni 2011

Steroid


I.                     PENDAHULUAN

Air laut adalah air dari laut atau samudera. Air laut memiliki kadar garam rata-rata 3,5%. Artinya dalam 1 liter (1000 mL) air laut terdapat 35 gram garam (terutama, namun tidak seluruhnya, garam dapur/NaCl).
Walaupun kebanyakan air laut di dunia memiliki kadar garam sekitar 3,5 %, air laut juga berbeda-beda kandungan garamnya. Yang paling tawar adalah di timur Teluk Finlandia dan di utara Teluk Bothnia, keduanya bagian dari Laut Baltik. Yang paling asin adalah di Laut Merah, di mana suhu tinggi dan sirkulasi terbatas membuat penguapan tinggi dan sedikit masukan air dari sungai-sungai. Kadar garam di beberapa danau dapat lebih tinggi lagi.
Air laut memiliki kadar garam karena bumi dipenuhi dengan garam mineral yang terdapat di dalam batu-batuan dan tanah. Contohnya natrium, kalium, kalsium, dll. Apabila air sungai mengalir ke lautan, air tersebut membawa garam. Ombak laut yang memukul pantai juga dapat menghasilkan garam yang terdapat pada batu-batuan. Lama-kelamaan air laut menjdai asin karena banyak mengandung garam.
Sumber, Wikipedia Indonesia
Di antara sekian banyak senyawa penyusun air laut, pengolompokannya dimasukkan pada organik dan anorganik. Senyawa organic adalah senyawa yang memiliki ikatan C dan H yang biasa ditemukan pada makhluk hidup. Sedangkan senyawa anorganic adalah senyawa yang tak memiliki ikatan C dan H.                      
   ( Junaidi.W, 2009 ) 



II.                  PEMBAHASAN
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas salah satu dari senyawa unsur organic yaitu Steroid.  Steroid adalah Steroid adalah senyawa organik lemak sterol tidak terhidrolisis yang dapat dihasilkan dari reaksi penurunan terpena atau skualena.  Maksud dari tidak terhidrolisis adalah senyawa ini tidak terurai oleh air.
 Steroid merupakan kelompok senyawa yang penting dengan struktur dasar sterana jenuh (bahasa Inggris: saturated tetracyclic hydrocarbon : 1,2-cyclopentanoperhydrophenanthrene) dengan 17 atom karbon dan 4 cincin. Senyawa yang termasuk turunan steroid, misalnya kolesterol, ergosterol, progesteron, dan estrogen. Pada umunya steroid berfungsi sebagai hormon. Steroid mempunyai struktur dasar yang terdiri dari 17 atom karbon yang membentuk tiga cincin sikloheksana dan satu cincin siklopentana. Perbedaan jenis steroid yang satu dengan steroid yang lain terletak pada gugus fungsional yang diikat oleh ke-empat cincin ini dan tahap oksidasi tiap-tiap cincin.
Lemak sterol adalah bentuk khusus dari steroid dengan rumus bangun diturunkan dari kolestana dilengkapi gugus hidroksil pada atom C-3, banyak ditemukan pada tanaman, hewan dan fungi. Semua steroid dibuat di dalam sel dengan bahan baku berupa lemak sterol, baik berupa lanosterol pada hewan atau fungi, maupun berupa sikloartenol pada tumbuhan. Kedua jenis lemak sterol di atas terbuat dari siklisasi squalena dari triterpena. Kolesterol adalah jenis lain lemak sterol yang umum dijumpai.             
                ( Hasnan Ibnu Yahya blogspot,2011)



Kandungan di alam
Berdasarkan definisi awal dari senyawa organic, maka sumber utama steroid di alam dapat diketahui. Menurut  referensi yang kami dapat, steroid terdapat pada sel – sel makhluk hidup. Ratusan jenis steroid diproduksi oleh berbagai jenis hewan, tumbuhan dan jamur/fungi.
Perkembangan teknologi saat ini membuat berbagai jenis steroid dapat diekstrakkan. Kebanyakan dari senyawa ini didedikasikan pada dunia kesehatan.sebut saja  cholesterol, hormon seks estradiol dan testosterone, dan obat anti-radang dexamethasone .


Manfaat dan mudharat dari steroid
Yang Maha kuasa menciptakan dunia beserta dengan kalkulasi  matematis serta misteri yang sangat besar. Setiap fenomena yang terjadi memiliki penafsirannya masing – masing. Yang mana memiliki esensi luas, yaitu keseimbangan.
Steroid sering diistilahkan sebagai bahan berbagai obat dan hormone pada tubuh manusia.  Steroid. cth. anabolic steroid dapat membuat otot kita besar dan kuat, dengan cara menambah massa otot sehingga dapat meningkatkan performa atletik olahragawan yang menggunakannya. Steroid dapat memperbaiki waktu sprint, mempertinggi loncatan, dan mencetak lebih banyak home run.  Inilah salah satu dari manfaat steroid. Namun jika pemanfaatannya dilakukan dengan cara yang kurang bijak akan menimbulkan masalah lain.
Efek samping dari steroid diantaranya adalah secara langsung merusak fungsi hati (konsumsi oral). Hati secara otomatis akan menguraikan rantai karbon-17 Steroid yang masuk ke pencernaan. Proses ini disebut 17-alpha alkylation yang sangat membebani kerja hati. Untuk melindungi fungsi hati, terkadang olahragawan mengkonsumsi steroid secara bergantian dengan suntikan yang juga sama berbahayanya.
Steroid juga dapat menurunkan kolesterol baik (HDL/high density lipoprotein) dan menaikkan kolesterol jahat (LDL/low density lipoprotein) dalam darah. HDLberfungsi melindungi ateri dari kolesterol yang tidak diperlukan dengan membawanya ke hati untuk dirombak. LDL bersifat sebaliknya, dan beberapa steroid dapat meningkatkan LDL dan menurunkan HDL dalam darah. ( Widaryanto.F,2010 )




DAFTAR PUSTAKA
Widaryanto.F.,2011.http://antidopingindonesia.org//Apakah kemenangan sebanding dengan resikonya?.diakses tanggal 17 mei 2001 pada pukul       23.30
Junaidi.W., 2009.http://wawan-junaidi.blogspot.com/2009/10/senyawa-organik-dan-senyawa-anorganik.html, diakses tanggal 17 mei 2011 pada pukul 20.35
  Yahya.I.H., 2011 http ://thestrongmenuyha.blogspot.com/2011/04/ dangers -of-steroid.html, diakses tanggal 17 mei 2011 pada pukul 23.50

0 No koment, sedikit saja:

Posting Komentar